Dapur MBG SPPG Yayasan Jamsan Peduli Umat yang terletak Jalan Asrol Adam, Kelurahan Sioldengan kecamatan Rantau Selatan kabupaten Labuhanbatu terlihat dua mobil operasional terparkir.(labuhanbaturaya.com).
labuhanbaturaya.com- Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang digulirkan di SMP Negeri 1 Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, sudah satu minggu tidak diterima oleh siswa sejak hari Selasa 13 s/d Senin 19 Januari 2026 tidak dikirim ke sekolah tersebut.
Orang tua siswa SMP Negeri 1 Rantau Selatan mengeluhkan MBG tersebut, tidak dikirim ke sekolah. “Tidak sampainya MBG ke sekolah, kami orang tua siswa merasa dirugikan,” ucap BS Hasibuan salah satu orang tua siswa, Senin (19/1).
Katanya, kami sebagai orangtua siswa, jelas merasa dirugikan, karena sebelumnya, anak kami sudah sempat mendapat MBG di sekolah sehingga jajan mereka pun kami kurangi.
Tetapi, dengan tidak adanya MBG dikirim ke SMP Negeri 1 Rantau Selatan sudah seminggu kami kembali memberinya jajan, sebagaimana sebelum adanya MBG.
BS Hasibuan juga merasa heran, sewaktu masa libur anak sekolah menerima rapot, Natal dan Tahun Baru, dijanjikan akan diberi kondensasi MBG untuk dua Minggu. Tetapi yang diterima anak-anak, kondensasi itu hanya cukup untuk satu hari makan.
BS Hasibuan juga mengungkapkan, MBG untuk SMP Negeri 1 Rantau Selatan, sebelumnya dikelola dapur MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Polres Labuhanbatu, beralamat di Jalan Dewi Sartika Kelurahan Sioldengan kecamatan Rantau Selatan kabupaten Labuhanbatu, selama MBG dikelola dapur SPPG Polres Labuhanbatu, semua berjalan lancar.
Tetapi katanya, setelah pengelolaannya beralih ke dapur MBG SPPG yang dikelola Yayasan Jamsan Peduli Umat, beralamat di Jalan Asrol Adam, Kelurahan Sioldengan, Rantau Selatan, baru muncul masalah dan sudah satu Minggu MBG tidak diterima siswa, sebut BS Hasibuan.
“Kami para orangtua siswa, tidak mengetahui persis, apa masalah yang terjadi di dapur MBG SPPG Yayasan Jamsan Peduli Umat ini, katanya.
Informasi yang di himpun tentang MBG dari SPPG Sioldengan II yang tidak berjalan sudah satu Minggu.
Assalamualaikum wr.wb
Izin menginformasikan kepada seluruh sekolah dan posyandu yang menjadi penerima manfaat MBG dari SPPG SIOLDENGAN ll dengan berat hati kami sampaikan bahwa mulai besok tanggal 13 JANUARI 2026 untuk sementara waktu SPPG SIOLDENGAN II Berhenti Opersional sementara disebabkan adanya kesalahan/masalah di internal Badan Gizi Nasional Hingga waktu yang belum bisa dipastikan.
Kami mohon maaf atas situasi ini, semoga kami dapat segera kembali beroperasi dengan menu yang lebih baik dan Lebih menarik.
Hormat kami
SPPG SIOLDENGAN II.
Sementara, Arif Hakiki Hasibuan selaku vendor dari dapur MBG SPPG Yayasan Jamsan Peduli Umat, Jalan Asrol Adam, Kelurahan Sioldengan, tidak membantah kalau MBG untuk SMP Negeri 1 Rantau Selatan, tidak ada pengiriman,
“Saat ini sedang ada hal yang harus diselesaikan dengan Badan Gizi Nasional (BGN), ya bang. Prosesnya masih di Jakarta,” katanya.
Sementara Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 1 Rantau Selatan, Rita Ayustina Hasibuan, membenarkan kalau siswanya, dalam sepekan terakhir tidak menerima MBG dari dapur MBG SPPG Yayasan Jamsan Peduli Umat tersebut. Pak kami sudah seminggu ini tidak mendapat MBG,’ katanya.
Disebutkannya, pihak dapur MBG tersebut beralasan, ada masalah internal. “Saya pun tak paham, kenapa MBG untuk anak kami, di dipindahtangankan dari dapur MBG yang dikelola Polres Labuhanbatu, ke dapur MBG SPPG Yayasan Jamsan Peduli Umat tersebut.
Selain itu, dia menyampaikan, tadi dari pihak dapur MBG SPPG Yayasan Jamsan Peduli Umat Kelurahan Sioldengan tersebut, datang ke sekolah.
Menurut dia, pihak vendor dapur MBG SPPG ini, hanya minta maaf, belum bisa beroperasi dalam jangka waktu tak pasti. “Tetapi saya sampaikan kepada mereka, agar bertanggung jawab. Dan saya minta dialihkan ke dapur MBG SPPG yang lain,” pinta Rita.(BSH).
