Bangunan KopDeskel Bakaran Batu, jalan SM Raja, Aek Tapa, Kelurahan Bakaran Batu kecamatan Rantau Selatan kabupaten Labuhanbatu terendam air.(labuhanbaturaya.com).
RANTAUPRAPAT,labuhanbaturaya.com– Hujan yang mengguyur kota Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Salah satu lokasi yang terdampak adalah Koperasi Merah Putih Kelurahan Bakaran Batu (KopDesKel) jalan SM Raja, Aek Tapa, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu.
Hujan deras mengakibatkan genangan air yang merendam bangunan KopDesKel Bakaran Batu tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama terhadap kondisi bangunan yang baru saja selesai dibangun dan belum digunakan.
Banjir yang mengakibatkan air merendam KopDesKel Bakaran Batu yang seharusnya dapat dan mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dan memperkuat perekonomian di tingkat Kelurahan terlebih lagi bangunan tersebut yang menggunakan anggaran besar.
Kondisi banjir yang menggenangi fasilitas tersebut tentu berpotensi membuat bangunan hancur sebelum digunakan apabila air terus meningkat atau tidak segera surut.
Kami sebagai masyarakat Kelurahan Bakaran Batu, kecamatan Rantau Selatan kabupaten Labuhanbatu, merasa miris melihat bangunan KopDesKel Bakaran Batu terendam air dan bagaimana dikhawatirkan seluruh bangunan KopDesKel Bakaran Batu terendam air dan berapa kerugian negara yang sudah keluar untuk membangun KopDesKel Bakaran Batu ini, katanya, Minggu (25/10/2026).
Seharusnya sebelum pembangunan tersebut dilaksanakan apakah mereka tidak mengetahui lokasi ini (KopDesKel) Bakaran Batu ini hampir setiap hujan selalu banjir dan terendam air, dan bagaimana bisa berfungsi secara baik KopDesKel Bakaran Batu ini dan seharusnya sebelum pembangunan harus dipikirkan dan apakah lahan yang lain tidak ada di Kelurahan Bakaran Batu sehingga bangunan KopDesKel Bakaran Batu dibangun di tempat yang rawan banjir, kata beberapa masyarakat Bakaran Batu.
Biaya pembangunan fisik per unit saja sekitar Rp.1.658.000.000 (atau kurang lebih Rp 2.938 per meter persegi) dan biaya sebesar ini rasa sia-sia pembangunan di lokasi tersebut dan coba kita lihat selalu kita perhatikan lokasi tersebut begitu hujan turun air terus mengenang disini, katanya.(BSH).
