KENANGAN: Almarhum Adam Effendi Siagian bin Harun Siagian (kedua dari kanan) bersama tokoh IKALABAYA Indonesia. Labuhanbaturaya.com / Dok. IKALABAYA
LABUHANBATURAYA.com, JAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Raya (IKALABAYA) Indonesia. Salah seorang tokoh Labuhanbatu, Adam Effendi Siagian bin Harun Siagian (68 tahun), berpulang ke Rahmatullah di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, pada Jumat dinihari (21/8/2026) pukul 01.10 WIB.
Almarhum yang akrab disapa Bang Adam merupakan putra Rantauprapat yang merantau ke Yogyakarta sejak masa SMA. Jenazah almarhum telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Penjaringan, Jakarta Utara, usai salat Jumat, diantar oleh jajaran Pengurus DPP IKALABAYA beserta para kerabat.
Kepergian sosok yang dikenal ramah, supel, dan mudah bergaul ini meninggalkan duka mendalam bagi segenap anggota perkumpulan perantau tersebut.

Kenangan dan Dedikasi Organisasi
Ketua Dewan Pembina DPP IKALABAYA, Rustam Endy, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam usai prosesi pemakaman di TPU Penjaringan.
“Sebagai sahabat, sesama putra Labuhanbatu, dan sesama perantau, tentu saja kepergian Bang Adam meninggalkan duka cita mendalam bagi IKALABAYA. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, semoga almarhum husnul khatimah,” ujar Rustam mewakili Ketua Umum DPP IKALABAYA, Effendi Baharudin, yang berhalangan hadir pada prosesi pemakaman almarhum di TPU Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).
Ditempat yang sama, Ketua Pengawas DPP IKALABAYA, Azwar (Bang Iwan), menjelaskan bahwa almarhum sempat mendapatkan perawatan medis secara intensif sebelum berpulang.
“Sejak awal Agustus, beliau mendapat perawatan di RSUD Tarakan. IKALABAYA beberapa kali membesuk dan membantu mengurus fasilitas BPJS Kesehatan untuk memudahkan pelayanan rumah sakit. Namun Allah berkehendak lain, Bang Adam telah dipanggil Allah SWT,” ungkap Bang Iwan didampingi Bendahara Umum DPP IKALABAYA, Adlin Zuhri Siregar, tokoh IKA LABAYA, M. Ridwan Effendy alias Bang Fase, dan Atik Kion, serta sejumlah kerabat almarhum.

Bentuk Kepedulian dan Solidaritas
Selama masa perawatan hingga prosesi pemakaman, DPP IKALABAYA terus mendampingi dan bergerak maksimal untuk almarhum. Selain mengurus fasilitas BPJS Kesehatan selama perawatan, IKALABAYA juga menggalang donasi guna meringankan beban keluarga.
Hingga hari pemakaman, dana duka cita yang terkumpul mencapai Rp4.550.000, dan telah diserahkan langsung kepada istri almarhum. Bantuan susulan yang nantinya masuk pun akan segera disalurkan kembali kepada pihak keluarga.
“Kami dari IKALABAYA mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh sahabat dan anggota yang telah memberikan tali asih serta doa untuk almarhum. Inilah salah satu peran dan fungsi IKALABAYA menyatukan perantau asal Labuhanbatu Raya dengan semangat ‘Berserak Kita Satukan’, bergotong royong, dan peduli sesama,” tutup Bang Iwan. [pak]
